Kunjungan Prof. Mariam Ait Ahmed dari Universitas Ibn Tofail Kenitra dan Dr. Mohammed Al-Hathi dari Universitas Mohammed I Oujda ke Daarul Mughni Al-Maaliki dalam rangka Wisuda Angkatan XX menjadi momen penting yang menandai penguatan relasi akademik antara pesantren dan dunia pendidikan tinggi internasional.
Prof. Mariam Ait Ahmed, tokoh akademik terkemuka dalam bidang pemikiran Islam dan dialog antarbudaya, menunjukkan dukungannya terhadap peran Daarul Mughni sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada penguatan keilmuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai universal Islam. Dalam suasana wisuda yang penuh kebahagiaan, ia menyoroti pentingnya santri untuk terus menjaga akhlak dan nilai-nilai keilmuan yang telah ditanamkan selama belajar di pesantren, serta menekankan bahwa momen kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan intelektual yang panjang.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Mohammed Al-Hathi menjelaskan bahwa nota kesepahaman (MoU) yang telah diperbarui antara Daarul Mughni dengan Universitas Mohammed I Oujda akan membuka peluang lebih luas bagi santri untuk melanjutkan studi di Maroko. Kolaborasi ini memungkinkan pertukaran keilmuan, pelatihan keterampilan, dan penguatan kemampuan bahasa Arab maupun ilmu syariah, baik bagi santri yang berangkat ke Maroko maupun dalam bentuk kegiatan akademik di lingkungan pesantren. Kesepakatan yang berlaku selama tiga tahun ke depan ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam membangun jembatan pengetahuan dan memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Muslim.

