Daurah Ilmiyyah di Daarul Mughni Al-Maaliki: Menguatkan Akidah dan Sanad Al-Quran

Share This Post

Klapanunggal, 9 Agustus 2024 – Pondok Pesantren Daarul Mughni Al-Maaliki mengadakan daurah ilmiyyah (kajian ilmiah) bagi para pengajarnya. Kegiatan ini difokuskan pada ilmu tauhid dan metode menghafal Al-Quran, dengan Dr. Hafidz Abdurrahman Muhammad Khair, Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Imam Malik, Dubai, sebagai pemateri utama.

Acara dibuka oleh pimpinan pondok pesantren, KH. Mustopa Mughni. Sesi pertama dimulai pukul 08.30 dengan kajian kitab “Tauhid bil Adillah”. Dr. Hafidz menekankan peran penting pesantren di Indonesia dalam menjaga akidah umat Islam. Beliau menyatakan bahwa pesantren merupakan benteng bagi umat dalam menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh negatif yang dapat merusak keyakinan.

Setelah sholat Jumat, dilanjutkan sesi kedua dengan materi “Metode Menghafal Al-Quran beserta Sanadnya”. Dr. Hafidz menggarisbawahi pentingnya sanad dalam mempelajari agama, ia mengibaratkan sanad seperti ruh bagi manusia. Menurutnya, menjaga Al-Quran berarti menjaga Islam, dan satu-satunya cara adalah dengan menjaga sanad yang bersambung.

Dalam kajian ini, para pengajar pondok pesantren mendapatkan pemahaman mendalam tentang ilmu tauhid dan pentingnya menjaga kemurnian Al-Quran melalui sanad yang bersambung. Daurah ilmiyyah ini diharapkan dapat memperkuat akidah dan kompetensi para pengajar dalam mendidik generasi penerus yang berpegang teguh pada ajaran Islam.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Daarul Mughni Al-Maaliki dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama. Dengan adanya daurah ilmiyyah seperti ini, diharapkan para pengajar dapat terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif bagi umat Islam.

More To Explore